Everywhere, Simple script for searching directory and file instantly for ubuntu

Hello, Do you ever use the application Everything” on Windows? Everything is a great application for indexing file or folder. Everything store a lot of information about file/directory name and the path to the database. So if you want search a file, Everything search on his own database rather than searching manually on a whole drive.

Everything on Windows 8

So, what about linux? Everything doesn’t work on linux. But, we have a super command “locate“. Unfortunately, the cli make me weird. I can’t easily double click and see my file.

Thanks for my friend (firda) introduced me to “zenity“. A simple Dialog maker. I combine that powerful command, locate and zenity, into one bash file that i call “Everywhere“.

How to install

First, you must have locate and zenity. Open your terminal and write the command

sudo apt-get install locate zenity

Than, download my script here > https://www.dropbox.com/s/r915fw1q17eardm/everywhere?dl=0

I assume that everywhere in ~/ . Give an execute permission and run it.

~/$ chmod  +x everywhere
~/$ ./everywhere

voila, thanks for using everywhere. To open the directory, just double click the path.

Welcome dialog
Welcome dialog
List dialog
List dialog

———————————————————–

Sstt…!!

For easily access to everywhere, edit your keyboard configuration, go to shortcut and add this command

gnome-terminal -x ./everywhere

I give super+e for everywhere

Screenshot from 2014-10-25 20:09:50
Shortcut on Ubuntu

————————————————————

What does Everywhere really do?

As i said before, I just make a gui version of Locate with zenity. Locate store his database and everytime you call Everywhere, he will ask you to update the database. If you want to update, the program call “sudo updatedb” and you must give your password. Update process can take a minute or two. Sure, You can skip this process.

I’m sorry i can’t give a new algorithm to make the searching process faster and still not better than “Everything”. I think, the script can be add more feature and i hope you will help me.

Sorry for bad english, this is my first post with an international language. Any suggestion are welcome and sorry for misspell.

————————————————————————-

Reference

The Inspiration, Everything: http://www.voidtools.com/support/everything/

The main program, Locate: http://manpages.ubuntu.com/manpages/precise/man1/locate.findutils.1.html

The Simply Dialog maker, Zenity: https://help.gnome.org/users/zenity/stable/index.html.en

For bash scripting, TLDP: http://www.tldp.org/LDP/abs/html/index.html

Advertisements

Back In Time, system restore pada Ubuntu 12.04

Back in Time adalah aplikasi backup yang cara kerjanya mirip dengan system restore pada Microsoft Windows. Si pembuat mengatakan

Keep in mind that Back In Time is just a GUI. The real magic is done by rsync (take snapshots and restore), diff (check if somethind changed) and cp (make hardlinks).

Ohh, ternyata dia memanfaatkan fungsi rsync, diff dan cp.

Langsung saja cara menginstallnya. Saya pertama mencoba menggunakan tutorial yang ada di internet salah satunya http://www.ubuntugeek.com/back-in-time-a-simple-backup-tool-for-ubuntu.html yaitu dengan menambah repository deb http://le-web.org/repository stable main tetapi gagal. Hal tersebut dikarenakan link repository tersebut sudah diganti dengan si pembuatnya.

Lalu saya mencoba mengunjungi dokumentasi Back in time (http://backintime.le-web.org/) dan mendapat link launchpad (repository ppa pada ubuntu) https://launchpad.net/~bit-team/+archive/stable.

Lalu saya coba menambahkan repo tersebut

sudo add-apt-repository ppa:bit-team/testing && sudo apt-get update

lalu kita install Back in time. Kita cukup menginstall backintime-common. Tetapi jika ingin tampilan GUI, kita bisa juga menambahkan backintime-gnome atau backintime-kde. Karena saya pengguna gnome jadi yang saya lakukan adalah

sudo apt-get install backintime-common backintime-gnome

Ini untuk yang ingin menggunakan secara CLI

tegar@IBM-T60:~$ backintime -h

Back In Time
Version: 1.0.17

Back In Time comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY.
This is free software, and you are welcome to redistribute it
under certain conditions; type `backintime --license' for details.

Options
--profile <profile name>
 Select profile (use it before other options)
--profile-id <profile id>
 Select profile by id (use it before other options)
-b | --backup
 Take a snapshot (and exit)
--backup-job
 Used for cron job: take a snapshot (and exit)
--snapshots-path
 Show the path where is saves the snapshots (and exit)
--snapshots-list
 Show the list of snapshots IDs (and exit)
--snapshots-list-path
 Show the paths to snapshots (and exit)
--last-snapshot
 Show the ID of the last snapshot (and exit)
--last-snapshot-path
 Show the path to the last snapshot (and exit)
--keep-mount
 Don't unmount on exit. Only valid with
 --snapshots-list-path and --last-snapshot-path.
--unmount
 Unmount the profile.
--benchmark-cipher [file-size]
 Show a benchmark of all ciphers for ssh transfer (and exit)
-v | --version
 Show version (and exit)
--license
 Show license (and exit)
-h | --help
 Show this help (and exit)

Atau yang gui juga sudah ada di dash (backintime-gnome)

Screenshot from 2014-05-28 08:39:20

NB: Saya melihat di web launchpad bahwa versi teranyar adalah precise, jadi kemungkinan pengguna 12.10 keatas tidak bisa menggunakan repository tersebut. Cara lainnya bisa download source code-nya (http://backintime.le-web.org/download_page/) dan lakukan compile ( persiapan dan cara compile source code bisa di baca disini )

Penggunaan

Oh iya, ada dua mode di Back in Time, yaitu mode user dan root (dengan sudo). Perbedaannya adalah user hanya bisa membackup yang ia kuasai (biasanya hanya /home/<nama user>) tetapi root bisa ke seluruh sistem.

Untuk menggunakan GUI dengan user root, kita menggunakan perintah

gksu backintime-gnome

Jangan lupa tulisan gnome / kde nya ya. Saya beberapa menit bingung karena tampilan GUI tidak muncul 😀

Screenshot from 2014-05-28 09:07:42

Pertama kita harus membuat profile terlebih dahul seperti mau disimpan dimana, folder apa yang akan di backup dan sebagainya. Saya menyarankan untuk men-exclude-kan folder /home dan /media.

Setelah selesai, tekan take snapshot dan selamat menunggu 🙂

Google Translate pada Terminal Ubuntu

Google translate adalah salah satu (atau bahkan terdepan) dalam bidang menterjemahkan kata kata. Tetapi terkadang kita malas untuk membuka web browser dan masuk ke halaman website google  translate karena mungkin koneksi internet.

Kita harus berterima kasih kepada Hristo Hristov atas jasanya membuat skrip google translate CLI. Keuntungan kita menggunakan CLI dari pada google translate pada browser adalah CLI dapat dibuka jauh lebih cepat dari pada browser dan tidak perlu me-load tampilan google translate.

Cara Menginstall

Skrip ini hanya membutuhkan 1 dependencies yaitu Gnu AWK ( gawk) cukup install dengan

sudo apt-get install gawk

Setelah itu kita fork project ini dari github ke komputer kita dan menginstallnya

$ git clone git://github.com/soimort/google-translate-cli.git
$ cd google-translate-cli/
$ make instal

Proses instalasi selesai, kamu boleh menghapus folder google-translate-cli tadi

$ cd ..
$ rm -rf google-translate-cli/

Cara Menggunakannya

Gunakan perintah trs untuk melihat cara penggunaannya

$ trs
Usage: translate {[SL]=[TL]} TEXT|TEXT_FILENAME
       translate {[SL]=[TL1]+[TL2]+...} TEXT|TEXT_FILENAME
       translate TEXT1 TEXT2 ...

TEXT: Source text (The text to be translated)
      Can also be the filename of a plain text file.
  SL: Source language (The language of the source text)
  TL: Target language (The language to translate the source text into)
      Language codes as listed here:
    * http://developers.google.com/translate/v2/using_rest#language-params
      Ignore the code where you want the system to identify it for you.
      Prefix the code with an ampersat @ to show the result phonetically.

Jadi kita harus melakukan ini jika ingin mentranslate dari indonesia ke inggris

$ translate {[id]=[en]} "selamat pagi"
good morning

Atau bisa juga dari sebuah file

tegar@IBM-T60:~$ echo "selamat pagi" > translate
tegar@IBM-T60:~$ translate {[id]=[en]} translate 
good morning

Mudah bukan? Anda bisa juga menggunakan alias pada .bashrc untuk mempersingkat perintah yang diminta. Oh ya, anda harus terhubung dengan internet untuk dapat menggunakan google translate ini.

Semoga bermanfaat

Baca lebih lanjut: https://github.com/soimort/google-translate-cli

Melakukan persiapan sebelum melakukan compile source code di ubuntu

Selama berhari hari ini pusing melakukan proses compile driver modem wifi. Walaupun sampai sekarang belum bisa digunakan karena belum mencoba lagi, setidaknya saya akan share apa saja yang harus di persiapkan sebelum melakukan compilling.

Compiling dilakukan ketika kita mendownload aplikasi yang berformat .tar.gz atau .tar.bz2 dimana tidak ada file yang dapat langsung di eksekusi. File tersebutlah yang akhirnya kita sebut source-code (ingat? kita berada di dunia opensource). Kebanyakan pengguna mengatakan caranya mencompile adalah dengan 3 perintah sakti yaitu

./configure
make
sudo make install

Lalu apakah kebanyakan newbie berhasil melakukan compile? Saya rasa tidak ( karena saya newbie dan saya tidak berhasil). Kita membutuhkan beberapa paket baik compiller maupun dependencies. Paket pertama yang harus di install adalah build-essential yang berisi berbagai macam compiler yang kita butuhkan. Lalu checkinstall untuk membuat aplikasi yang dicompile dapat terintegrasi dengan paket manajer. Yang lainnya adalah untuk mendukung fasilitas yang dibutuhkan saat proses compiling nanti seperti cvs , subversion , git-core , mercurial.

Read More »

Mudah menggunakan pastebin dengan aplikasi CLI di Ubuntu

Pastebin adalah sebuah website yang cukup populer dimana semua orang bisa menyimpan sebuah teks. Penggunaan teks bisa bermacam macam, entah catatan, pesan error, code pemrograman, copy paste text dan sebagainya. Pastebin sendiri dapat digunakan baik sebagai guest atau akun yang telah terdaftar, jadi dapat dengan mudah melakukan copy paste teks. Saya sendiri sering menggunakan pastebin untuk membantu memandu pemrograman teman yang berada di tempat yang jauh.

Website pastebin dapat dikunjungi di http://pastebin.com . Adapun website yang memiliki fungsi yang sama adalah http://paste.ubuntu.com , http://paste.debian.net , http://pastebin.mozilla.org , http://pastebin.ca , http://slexy.org , http://yourpaste.net .

Kelemahan dari website diatas adalah adalah kita harus membuka browser terlebih dahulu untuk menyimpan hasil copy-paste. Tetapi sekarang kita bisa dengan mudah menggunakan terminal untuk menyimpan hasil copy-paste tersebut. Caranya dengan menginstal pastebinit (Pastebin It)

sudo apt-get install pastebinit

Cara Penggunaan

Read More »

Mengatasi Ubuntu Wired Connection: Device not managed

Tiba tiba saja komputer yang terhubung dengan kabel lan tidak bisa terkoneksi pada internet. Pada network manager tertulis Device not managed. Ada apa?

f5fPL

Langsung saja saya googling dan menemukan jawabannya disini dengan mudah : http://askubuntu.com/questions/71159/network-manager-says-device-not-managed

ZIlj0

 

NB: Gambar saya ambil dari sumber solusi, karena tadi tidak sempat membuat screenshot

Solusi:

Masuk ke terminal (ctrl+alt+T) lalu ketikan

sudo nano /etc/NetworkManager/NetworkManager.conf

Nano dapat kamu ubah dengan gedit atau yang lainnya. Lalu ketikan pada baris managed ubah dari false ke true

 

<em style="color: #333333;">managed=true<span style="font-style: normal;">

 

Save dan lakukan restart network manager

sudo service network-manager restart

====================

Sekian solving saat ini, semoga dapat membantu.

 

Tidak sengaja menghapus file .bash_logout .bashrc examples.desktop .profile ? Tidak masalah

Pernahkah anda tidak sengaja menghapus file file yang telah disebutkan diatas? Tenang saja. Semua file tersebut ada back-up nya kok.

Yang kamu harus lakukan adalah membuka terminal dan masukan code ini:

cp /etc/skel/* ~

perintah itu digunakan untuk mengembalikan semua file yang disebutkan pada judul kedalam kondisi default. Jika anda ingin mengambil beberapa file saja, maka ubah * dengan nama file tersebut. Misalnya, hanya .bashrc yang hilang:

cp /etc/skel/.bashrc ~

=====================

Semoga membantu

Sumber = http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=1830858